Untukmendapatkan DOF yang lebar gunakan setting aperture yang kecil, misalkan f/11 (makin kecil aperture makin luas jarak fokus) - lihat contoh foto diatas. Sementara untuk mendapat DOF yang sempit, gunakan aperture sebesar mungkin, misal f/2.8 - lihat contoh foto dibawah. memahami depth of field semakin sempit DOF semakin kabur background Jadijika anda menginginkan keseluruhan area yang anda ambil dalam foto tampak tajam, gunakanlah nilai f yang besar, sebaliknya jika anda menginginkan bokeh atau DoF yang sempit, dan cuma pada area yang ingin anda fokuskan tampak tajam, gunakanlah aperture atau bukaan sebesar mungkin yang dimiliki oleh lensa anda, maka area selain yang terfokus Apabilaaperture diaphragm "terbuka", ini memungkinkan sejumlah besar cahaya untuk masuk. Apabila aperture diaphragm "tertutup", pembukaan menyempit, dan cahaya yang masuk berkurang. Semakin sempit bukaannya, f-number semakin besar. Menyesuaikan bukaan ini dirujuk sebagai "opening up the aperture" atau "stopping down the aperture.". Selainitu foto dengan DOF sempit memberi akses lebih dramatis dan memberikan ekpresi lebih natural dan dramatis pada foto candid. Sedangkan untuk DOF lebar/luas biasanya lebih banyak untuk foto fashion, produk, dan portrait atau foto-foto yang membutuhkan detail luas. Contoh penggunaan DOF. Ruang Tajam Hanya Pada model di depan. Besarkecil aperture atau diafragma yang digunakan saat memotret akan berpengaruh pada ruang tajam atau istilahnya DOF menghasilkan diafragma yang membuka sempit dengan ruang tajam yang luas pada foto yang dihasilkan. Tribun Jogja/Bramastyo Adhy Contoh hasil foto dengan diafragma membuka sempit. Selanjutnya . 3. ISO Si Sensor yang Sensitif Depthof Field (DoF) itu sendiri merupakan rentang kedalaman fokus pada kamera, semakin sempit DoF (Shallow DoF) semakin sedikit wilayah ketajaman foto. Foto dengan "Shallow DoF" ini bisa dihasilkan dengan baik oleh kamera jenis SLR (contoh Nikon D70s, Canon EOS 350D, Konica Minolta Dynax 7D dsb.) . Rph07vK.

contoh foto dof sempit